Jumat, 24 Juni 2011

J-Rocks siapkan album ke 4

Bulan-bulan ini selain konser, keempat awak J-Rocks juga sibuk berkutat di studio rekaman. Mereka menabung untuk materi album keempat J-Rocks. Tidak seperti album biasa, di album ini tiap lagu akan digarap J-Rocks dengan satu produser. Parlin Burman Siburian alias Pay BIP dan Andi Rianto, komposer dan pimpinan Magenta Orchestra, masuk daftar produser album ini.
“Kalo biasanya per album di produserin oleh satu produser, nantinya di album terbaru J-Rocks setiap lagu satu produser,” tandas Wima. Pertimbangannya adalah agar lagu-lagu di album keempat J-Rocks ini lebih variatif. Kata-kata Wima itu diamini Sony, “Kita make’ produser yang beda-beda, biar lebih berwarna”.
Bekerja sama dengan beberapa produser di satu album bukan hal yang mudah. Ada beberapa penyesuaian yang dilakukan. Iman, Wima, Sony, dan Anton, serentak menyatakan waktu sebagai tantangan terbesar. Mereka harus menyinkronkan jadwal manggung dengan jadwal masing-masing produser dan jadwal studio. “Tapi itulah tantangannya”, kata Sony.
Saat ini J-Rocks sudah hampir merampungkan tiga lagu. “Kita ngerjain lagunya per-single, jadi konsentrasinya per-lagu. Sejauh ini ada tiga lagu yang menurut kita dan Aquarius yang sudah layak menjadi single,” jelas Wima.
Rencananya akan dirilis satu single terlebih dahulu dalam bulan-bulan ini. “Orang-orang di Indonesia saat ini lebih milih ke single dari pada ke album,” kata Anton.

Selasa, 14 Juni 2011

J-rocks Bawa batik ke Inggris

personel grup band J-Rocks --Iman (vokal), Sony (gitar), dan Anton (drum)--jika batik saat ini telah ditetapkan sebagai warisan dunia. Pasalnya, sejak setahun silam mereka ikut mengkampanyekan batik lewat fashion yang digunakan saat manggung.



"Tepatnya mulai Soundrenaline tahun lalu di Jogja dan Malang, J-Rocks mulai pakai batik, karena waktu itu harus ada temanya--yang diusung saat manggung," cerita Anton saat ditemui di Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).



Dengan ketentuan tema yang ditetapkan Soundrenaline saat itu, akhirnya J-Rocks memutuskan mengombinasikan batik dengan fashion ala J-Rocks sebagai tema yang mereka usung. "Waktu itu pas banget heboh klaim Malaysia soal lagu "Rasa Sayange". Nah, J-Rocks kan band yang fashionable, kita akan melakukan aksi yang enggak hanya ngomong doang," jelas Anton.



"Akhirnya kita sepakat pilih batik yang enggak formal, tapi batik yang modern dan dimodifikasi, sekalian sebagai bentuk kampanye cinta batik," sambung Iman.



Dengan keputusan mengusung tema batik fashionable dengan misi kampanye itu, akhirnya tak-tanggung-tanggung J-Rocks mendesain batiknya melalui desainer. "Akhirnya kita pilih designer buat bikinkan baju kita," ujar Sony.



Hasilnya, tak sedikit dari J-Rockstar (penggemar J-Rock) yang pada akhirnya mengikuti fashion yang diusung idolanya tersebut. "Memang berpengaruh ke fans juga, akhirnya mereka pakai (batik). Ini menunjukkan kalau pesan kita sampai," terang Iman.



Meski begitu, setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan dunia yang secara rutin akan diperingati setiap tanggal 2 Oktober, Anton, Iman, dan Sony mengaku bukan berarti J-Rocks akan berhenti mengkampanyekan batik.



"Ini jati diri kita, karena SID (Superman Is Dead) manggung di luar --negeri-- mereka bangga pakai kain kotak-kotak khas Bali sebagai kebanggaan. Nah J-Rocks akan terus pakai baju batik," ujar Anton. "dan karena batik ini juga yang bawa kita ke Abbey Road (Studio rekaman legendaris di Inggris)," pungkas Sony. (C7-09)

J-Rocks goes to Vietnam

Jalan go international mulai terbuka lebar buat J-Rocks. Bukan negara yang dekat seperti Singapura atau Malaysia, tapi langsung ke Vietnam. J-Rocks diboyong oleh C*ca C*la untuk membintangi iklan yang akan diputar di Vietnam. Mau tahu cerita lengkapnya?
Bermula dari keinginan C*ca C*la yang akan membuat sebuah filler (iklan) versi Vietnam, dipilihlah J-Rocks sebagai bintang iklannya. Alasannya belum ada band Vietnam yang cocok dengan image yang diinginkan brand tersebut, lalu terpilihlah J-Rocks. Iman bercerita, “Kita terpilih sebagai pengisi filler-nya dan Insya Allah kita (J-Rocks) menjadi icon tetapnya.”
Iman, Wima, Sony, dan Anton tidak hanya berempat ke Vietnam. Mereka ditemani oleh Bisnis Manajer J-Rocks, Fajar, Abek (Road Manager), dan make-up artist J-Rocks, Dona. J-Rocks berangkat pukul 03.00 WIB dini hari di Jum’at (14/01) dari Bandara Soekarno Hatta. Sebelum berangkat Wima meminta dukungan J-Rockstars. “Hari ini kita berangkat ke Vietnam, minta doanya dari J-Rockstars smoga semuanya lancar ya”, tweet Wima sebelum meninggalkan tanah air.
Tiba di Ho Chi Minh City sekitar pukul 12.00 waktu setempat dan mereka pun langsung dijemput oleh Mr. Thai, guide mereka. Kejadian menarik muncul pada saat pertama kali rombongan J-Rocks menaiki mobil, “Lho, pintunya mana ?” tanya Iman. Ternyata mereka sadar kalau pintu mobilnya ada di sebelah kanan mobil. Karena transportasi di Vietnam menggunakan jalur kanan dan setir mobil berada di kiri.
Dalam perjalanan menuju New World Hotel, Mr. Thai menceritakan keadaan Ho Chi Minh City yang sering macet juga. Setibanya di hotel, mereka masih menunggu karena masih belum dapat kamar. Kurang lebih sekitar 10 menit di kamar hotel, mereka langsung sibuk persiapan syuting.
Keesokan harinya (15/01) pukul 09.00 tibalah rombongan di lokasi syuting, “Tempatnya kok hampir mirip dengan Semanggi ya..” ujar Iman. Tepat pukul 15.00, J-Rocks baru syuting. Waktu syuting tidak terlalu lama, sekitar dua jam-an.
Tanggapan orang Vietnam kepada J-Rocks menurut Iman luar biasa. Mereka antusias dalam pembuatan filler tersebut, bahkan minta foto bareng J-Rocks dan ngobrol.
Perjalanan menuju Vietnam ini bisa dikatakan sebuah awal J-Rocks untuk Go International. “Planning-nya adalah dengan cara membuat album English Version bahkan bisa juga dengan bahasa asing yang lain, seperti bahasa Jepang, dan mungkin bahasa Perancis,” kata Iman sambil tertawa.

Senin, 13 Juni 2011

Prestasi J-Rocks di Inggris

" J-Rocks Mengukir Prestasi Di Inggris "




J-Rocks Ukir Sejarah Di Inggris
Jumat, 10 Oktober 2008
J-Rocks mengukir sejarah sebagai band Indonesia pertama yang rekaman di studio legendaris Abbey Road, Inggris. Proses rekaman dan mixing lagu-lagu terbaru mereka itu rencananya akan dilakukan selama lima hari dari tanggal 12 s/d 16 Oktober 2008.

Kesempatan berharga ini diperoleh J-Rocks karena mereka terpilih menjadi band terbaik di ajang A Mild Live Soundrenaline 2008. Band yang digawangi Iman (vokal dan gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum) ini terpilih sebagai band terbaik di ajang tersebut karena mampu tampil sesuai dengan tema free your voice dan berhasil membawa tema save our music and culture.

Bagi band yang beraliran Japanese pop/rock itu, perjalanan menuju Abbey Road Studios diharapkan bisa menjadi pintu gerbang untuk bisa go international. Untuk rekaman nanti mereka menyiapkan tiga lagu singel yang rencananya akan dirilis oleh PT Aquarius Musikindo. Lagu-lagu tersebut sementara diberi judul Falling Love, Hanya Aku, dan Meraih Mimpi.

Di Abbey Road nanti mereka akan ditangani oleh Chris Butler, sound engineer ternama yang pernah menangani band Oasis, Supergrass, dan Divine Comedy. Abbey Road Studios didirikan pada November 1931 oleh EMI di London. Sejumlah artis musik tersohor pernah merekam lagu mereka di studio itu, seperti The Beatles, Pink Floyd, Oasis, Josh Groban, Radiohead, Muse, Green Day, Spice Girls dan U2.

Asal-usul Nama J-Rocks

Asal Usul Nama Band J-Rock
J-Rocks adalah band yang berdiri pada tahun 2003 dengan personil Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum). Aliran band mereka adalah Japanese pop/rock. Album perdana mereka, Topeng Sahabat dirilis pada tahun 2005 dan mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu “Into the Silent” dan “Serba Salah”. Saat ini mereka dinaungi oleh label Aquarius Musikindo. Pencinta J-Rocks biasa disebut J-Rockstars.
haxims.blogspot.com

Nama J-rocks sempat menjadi kontroversi di kalangan pecinta musik jepang di indonesia. Nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. Inspirasi nama J-ROCKSTARS adalah dari sebuah stiker bertuliskan ROCKSTAR, dengan harapan suatu saat akan menjadi Rockstar. Dan ditambahkan huruf J di depannya untuk mewakili band itu sendiri dengan alasan J bisa berarti Jepang karena awalnya mereka memainkan J-Music, Jakarta karena mereka berasal dari Jakarta, Jujur dalam bermusik dalam artian memainkan apa yang bener-bener mereka suka dan ingin memainkan musik yang ber-soul (jiwa). Dan akhirnya karena permasalahan pengucapan akhirnya nama J-ROCKSTARS disingkat menjadi J-ROCKS. Nama J-ROCKSTARS sendiri akhirnya menjadi nama fans J-ROCKS.
Awal 2004 JRS (singkatan dari J-ROCKSTARS) mengikuti festival musik Nescafe Get Started 2004 yang disponsori oleh Nescafe, Trans TV dan Aquarius Musikindo. Mereka berhasil menjuarai festival tersebut dan berkesempatan membuat album kompilasi Nescafe Get Started yang merupakan awal bentuk kerjasama mereka dengan Aquarius Musikindo. Dan akhirnya pertengahan 2005 mereka berhasil meluncurkan album perdana nya yang bertajuk “Topeng Sahabat” dengan label Aquarius.
Band ini semakin dikenal sejak munculnya album kedua. Pada lagu berjudul ‘Kau curi lagi’ mereka memperkenalkan gitaris wanita, Prisa. Dan pada lagu ‘Juwita Hati’ mereka membuat video klip di Jepang yang digarap oleh Hedy Suryawan. Selvin,Sato,Boppy pada video klip ini berakting sebagai fans J-Rocks yang mengejar idolanya sampai ke negeri Sakura. Konsep yang menarik membuat video klip ini populer di Indonesia.
J-Rocks mencetak sejarah. Grup musik tanah air itu akan menjadi yang pertama rekaman di Studio Abbey Road, London, Inggris. Kesempatan langka itu merupakan hadiah setelah J-Rocks dinobatkan sebagai pemenang A Mild Live Soundrenaline 2008 “Free Your Voice”.
Kesempatan untuk rekaman di Abbey Road merupakan hadiah atas terpilihnya J-Rocks sebagai “The Best Band who can Free Their Voice” dalam acara A Mild Live Soundrenaline 2008 ‘Free Your Voice’ Agustus lalu. J-Rocks yang terdiri dari Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bass) dan Anton (drum) berangkat ke London bersama tim manajemen dan sound engineer. Ada tiga lagu yang sudah disiapkan sebelumnya untuk direkam di studio Abbey Road. Yaitu, Falling in Love, Hanya Aku, dan Meraih Mimpi. “Itu adalah lagu-lagu yang sudah dipilih secara bersama dan memang sudah kami persiapkan sejak lama,” kata Anton lewat press release dari pihak A Mild.
J-Rocks pun melakukan proses setup yang butuh waktu tidak sebentar. Begitu semuanya siap, lagu pertama yang mereka rekam adalah Falling in Love.
Di sela-sela waktu istirahat, J-Rocks beberapa kali terlihat bertukar pikiran dengan sang sound engineer kawakan itu. “Ada banyak sekali yang dapat kami pelajari dari Christ. Ia mengajari kami teknik-teknik lain yang tidak kami peroleh selama kami di Jakarta,” kata Wima. Bahkan, menurut Iman, Christ juga membantu mereka menterjemahkan lirik lagu Falling in Love versi Inggris.
Proses rekaman untuk ketiga lagu J-Rocks hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Di hari ke-3, Christ melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sambil menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk lagu Falling in Love dan berfoto di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batik yang sudah mereka persiapkan dari Jakarta.
Bagi J-Rocks, yang didirikan lima tahun lalu, perjalanan menuju Abbey Road Studios diharapkan bisa menjadi pintu gerbang untuk bisa go international. Band beraliran musik pop, klasik, blues, dan rock ini memang banyak dipengaruhi oleh Japanese pop/rock.
Abbey Road Studios didirikan pada November 1931 oleh EMI di London. Sejumlah artis musik tersohor pernah merekam lagu mereka di studio itu, seperti Pink Floyd, Oasis, Green Day, Placido Domingo, dan Spice Girls.

Biografi Wima J-Rocks

Biografi Wima J-Rock

swara wima jrocksBanyak diantara all pren Gosip Artis yang pesen pengen Biografi Wima J-Rocks. Personel JRocks emang punya penggemar setia sendiri-sendiri. Bersama J-Rock’s Band yang dibentuk 09 November 2003 ini, Iman [vocalist], Sony [lead guitarist], Wima [bassist], and Anton [drummer] langsung nyebarin virus Japanese Style. ‘N setelah singgah di fs Wima, akhirnya bisa dee dibagiin Profil Swara Wimayoga :)
Biografi Wima J-Rock | Profil Bassis J- Rock :
  • Nama Lengkap : Swara Wimayoga
  • Nama Artis : Wima J-Rock
  • Ttl : Jakarta, 29 November 1981
  • Posisi di J-Rock : Bassist
Foto Wima J-Rock – Ayu Garasi :
wima j-rock - ayu garasi
Foto Wima J-Rock :
wima j-rock
Serba-Serbi Wima J-Rock :
  • Hobi Wima J-Rock : Musik, jalan-jalan, ‘n ngumpul bareng senior
  • Idola Wima J-Rock : Brian May, Tetsu Laruku
  • Film Favorit Wima J-Rock : LOTR trilogy, Back To The Future trilogy, WARKOP DKI
Foto Swara Wimayoga J-Rock :
swara wimayoga jrock
Foto J-Rocks :
jrock
  • Musik Favorit Wima J-Rock : L’Arc~En~Ciel, queen, muse, avanged sevenfolds, amusement on parks on fire, mew, jaco pastorius, nightmare, tokyo jihen, the wailers, radiohead, ramstein, voodoo glow skulls, me first and the gimme gimmes (based on my cellphone song list)
  • Zodiak Wima J-Rock : Sagittarius
  • Prestasi Wima J-Rock : Piano course @ Yamaha Music Indonesia, Juara I Nescafe Get Started Band Competition (2004).
Satu hal yang menarik dari Swara Wimayoga adalah Tato Phoenix Wima di lengan kirinya. Bukan lagi tato hitam blok tapi tato berwarna. Hmmh.. bikin para fans Pemilik Lagu Meraih Mimpi melongo nie.

Biografi Anton J-Rocks

Biography Anton J-Rocks



Nama : Anton
Nama Lengkap : Anton Rudi Kelces
Tempat/tanggal lahir: Jakarta, 17 Agustus 1982
Zodiac : Leo
Posisi : Drummer
Sekolah : - , AKMIL
Hobi : music, nonton, billiard
Buku Favorit: kungfu boy, kungfu komang, Detective Conan, Lupus
Film Favorit : cinderella man, ghost, armageddon, my sassy girl, notting hill, moulin rouge, my bestfriend's wedding, autumn in new york, love actually, serendipity, pretty woman, dan semua filmnya julia roberts. julia roberts abits..!!!
Musisi Favorit : L'arc en ciel, muse, greenday, j-rocks, bryan adams, richard marx, kenny g, sepultura, sheila majid.
musik pavorit: rock, punk
Pujaan : Tre Cool
Instruments : custom drumset, Ludwig snare, Tama pedals, Zildjian cymbals
Acara Tv Favorit : nescafe musik asik, who wants to be a millionare, midnight live show, animal planet
Prestasi Individu :
* Drum course @ purwacaraka.
* Backing vocal for itatara (sony Wonder).
* Juara Nescafe Get Started Band Competition (2004).